TULUNGAGUNG – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Komunitas Honda PCX Bersatu (KHPB) Tulungagung bersama gabungan komunitas HPCI dan HPBC menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu korban gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 20 September 2026, bertempat di kawasan Titik Nol Kilometer, Alun-Alun Tulungagung.
Kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata kepedulian komunitas sepeda motor terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan. Melalui aksi tersebut, para anggota komunitas bersama-sama mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam memberikan donasi bagi saudara-saudara yang terdampak bencana gempa di Flores, NTT.
Alhamdulillah, kegiatan penggalangan dana berjalan dengan lancar berkat kerja sama, kekompakan, dan dukungan dari seluruh anggota komunitas yang terlibat.
Dari kegiatan tersebut, berhasil terkumpul dana sebesar Rp2.475.500. Dana yang terkumpul kemudian diperinci untuk kebutuhan pelaksanaan kegiatan, dengan rincian sebagai berikut:
Total dana penggalangan: Rp2.475.500
Biaya sewa tenda: Rp75.000
Jasa empat personel Satpol PP: Rp400.000
Saldo akhir donasi: Rp2.000.500
Dengan demikian, saldo akhir sebesar Rp2.000.500 merupakan dana yang disalurkan untuk donasi peduli gempa Flores-NTT.
Sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada seluruh anggota, dana donasi tersebut telah ditransfer pada siang hari setelah kegiatan. Proses transfer disaksikan bersama oleh anggota, pengurus, maupun perwakilan dari masing-masing komunitas, yakni KHPB, HPCI, dan HPBC.
Keterlibatan perwakilan dari ketiga komunitas dalam proses tersebut menjadi bentuk komitmen bersama untuk menjaga keterbukaan dalam pengelolaan dana hasil penggalangan.
Melalui kegiatan ini, KHPB Tulungagung bersama HPCI dan HPBC berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak gempa di Flores, NTT.
Aksi ini juga menjadi pengingat bahwa semangat persaudaraan komunitas sepeda motor tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan berkendara bersama, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan aksi nyata untuk membantu sesama.
Seduluran Ora Mung Sak Aspal, Nanging Uga Sak Ati.
Semoga semangat kebersamaan dan kepedulian sosial ini terus terjaga serta menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya untuk turut berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan.
(Ardiansyah)
0 Comments